"Motif pelaku hanya ingin mengambil barang korban untuk dijual. Handphone dan laptop," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Gatot Edi Pramono di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya, Jaksel, Rabu (15/6/2011).
Menurut Gatot, modus pelaku adalah masuk ke kamar korban yang merupakan tetangganya ini. AS mencongkel pintu dengan obeng untuk mencuri barang pada pagi hari. Namun mahasiswi teknik semester 9 UPN Veteran itu terbangun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban dibunuh dengan cara dibekap mukanya menggunakan bantal dan leher korban ditekan dengan siku tangan kanan. Setelah korban lemas, tersangka mengikat kaki, tangan dan wajah korban menggunakan tali rafia yang sudah dipersiapkan sebelumnya
"Berdasarkan keterangan pelaku, karena belum yakin korban tewas, tersangka mengambil cobek batu dari belakang rumah dan memukulkan cobek batu ke kepala belakang korban dua kali," kata Gatot.
Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mencari motif lain termasuk apakah ada motif asmara. Menurut Gatot, AS muncul saat polisi melakukan olah TKP. Polisi curiga setelah memeriksa AS sebagai saksi.
"Karena bukti mengarah ke dia, maka kita tetapkan AS sebagai tersangka berdasarkan barang bukti, cobek, obeng, bantal, tali rafia, pisau dapur dan pahat," tutup Gatot.
(fay/nvt)











































