Aksi ini digelar oleh massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GeRAK). Berkekuatan sekitar 50 orang, massa memulai aksinya sekitar pukul 11.50 WIB, Rabu (16/6/2011).
Mereka membawa keranda berukuran sedang. Persis seperti prosesi pemakaman, keranda tersebut juga dibawa menggunakan mobil ambulance.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam orasinya, masa Gerak menuntut KPK mengusut dugaan korupsi di Aceh.
"Keranda ini kami berikan kepada KPK, agar pemberantasan korupsi jangan sampai mati. Hasil monitoring dan investigasi Gerak pada 2009/10 diperoleh catatan potensi kerugian keuangan negara sebesar Rp 1,8 triliun," terang koordinator presidium Gerak, Akhirudin Mahjuddin, di lokasi.
(fjr/rdf)











































