"Karena pola jawaban tidak identik maka tidak ada contek massal. Karena tidak ada contek massal maka tidak perlu ujian ulang," ujar M Nuh saat jumpa pers di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2011).
M Nuh mengatakan, UN ulang dilaksanakan pada sekolah apabila yang terbukti melakukan kecurangan massal atau sistemik. Sementara, hasil laporan pola jawaban di SDN Gadel II terbukti tidak identik sama.
"Artinya kan mereka nggak contek massal. Memang ada instruksi dari oknum guru tapi apakah dilaksanakan atau tidak kan dilihat dari hasilnya (jawaban), polanya nggak sama," jelas mantan Menkominfo ini.
Menurut M Nuh, duduk perkara kasus ini sudah terlihat jelas. Semua yang diduga melakukan kesalahan dan kecurangan akan ditindak.
"Kalau gurunya yang salah ada sanksi kalau muridnya curang ya ada juga sanksinya. Tapi tetap tidak ada contek massal," imbuhnya.
"Saya memberikan penghargaan kepada siapa pun yang mengungkap kejujuran," imbuh Nuh yang dibalut jas hitam ini.
(ape/vit)











































