"SMS serupa itu banyak, ada yang serius. Saya perintahkan pengamanan mal, tingkatkan pengamanan personel. Jadi yang kita berikan pengamanan masyarakat," ujar Sutarman usai meresmikan ruang Pelayanan Penyidikan di gedung Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2011).
Menurut Sutarman, semua ancaman yang diterima polisi akan disikapi dan dilakukan langkah-langkah semaksimal mungkin, walaupun bisa saja itu ancaman palsu. "SMS kan teknologi komunikasi begitu hebat. Sehingga bisa dikirim lewat media apa saja yang sumbernya tidak jelas," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ancaman bisa saja banyak. Bisa dicegat di jalan, ditembak di jalan. Ancaman melakukan aksi ini jika keputusan sidang nanti seperti ini dan lainnya. Serangan-serangan itu ditujukan kepada Polri," jelasnya.
(gus/fay)











































