"Disiagakan 6 sniper orang berdiri di kendaraan Rantis kita dengan siap tembak. Tembakan terukur dan nomor senjata, buatannya apa semua itu, anggota didata," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman.
Hal itu ia sampaikan usai meresmikan ruang Pelayanan Penyidikan di gedung Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan dia gunakan senjata untuk menembak. Kita selalu prediksi yang terjelek, sehingga kita berikan kesiapan yang cukup," ujarnya.
Sutarman mengatakan, Polda Metro Jaya menerjunkan 2.286 personelnya. Kemudian diback-up Mabes Polri 550 personel, serta TNI menurunkan 1 batalyon terdiri dari 335 personel, lengkap dengan senjata.
"Tapi sejauh ini cukup kondusif, cukup aman, lalu lintas juga cukup aman," ungkapnya.
Setiap pengunjung yang hendak masuk akan diperiksa barang bawaannya. Mereka tidak diperkenankan membawa senjata tajam, bahan peledak, dan senjata api. Setiap pengunjung boleh masuk ke dalam ruang sidang namun dibatasi.
"Karena ruangannya tidak terlalu besar. Tapi disediakan layar di luar seperti biasa," tandasnya.
(gus/fay)











































