Busyro: Berantas Korupsi, Rekruitmen Pejabat Publik Harus Dibenahi

Busyro: Berantas Korupsi, Rekruitmen Pejabat Publik Harus Dibenahi

- detikNews
Selasa, 14 Jun 2011 18:35 WIB
Jakarta - Ketua KPK Busyro Muqoddas punya jawaban untuk memberantas korupsi hingga tuntas. Yang utama harus diperbaiki yakni metode rekruitmen pejabat publik yang selama ini masih menggunakan uang, harus dihilangkan.

"Rekuritmen pejabat publik harus dibenahi. Pemberantasan korupsi itu tidak bisa hanya oleh KPK saja," tutur Ketua KPK Busyro Muqoddas di Jakarta, Selasa (16/6/2011) petang.

Menurut Busyro, banyak pejabat publik, saat ini yang dipilih menggunakan politik uang. Mantan Ketua KY ini secara gamblang mencontohkan, pemilihan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 2004, yang diwarnai dengan pemberian cek pelawat kepada puluhan anggota dewan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Coba misalnya kemarin, pemilihan Miranda, saja pakai uang sekian travelers cheque," tukas Busyro.

Seperti diberitakan, survei internasional 'World Justice Project 2011 Rule of Law' menyebut praktek korupsi di Indonesia sudah sangat menyebar luas. Tidak heran dari 65 negara yang disurvei Indonesia duduk di peringkat 47. Pemerintah pun diingatkan untuk segera melakukan tindakan.

Survei internasional yang dibiayai oleh Neukom Family Foundation, Bill & Melinda Gates Foundation, dan LexisNexis ini merilis hasil surveinya pada 13 Juni 2011 di Washington DC, Amerika Serikat. Hasil survei itu jelas menyebut Indonesia menduduki peringkat rendah pada ketiadaan korupsi dan akses pada keadilan sipil.

(fjr/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini