"Dari kelompok Poso, kita menyita 4 pucuk senjata laras panjang jenis M16, 2 senjata V2 milik polisi, 51 butir amunisi kaliber 5,56 dan 17 butir amunisi," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (14/6/2011).
Anton mengatakan kelompok teroris yang ditangkap memiliki motif dendam karena pimpinan mereka seperti Dulmatin, Dr Azahari, Noordin M Top ditembak mati. Bahkan menurut Anton, para teroris dendam karena polisi juga menangkap Abu Bakar Ba'asyir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk penangkapan di Pekalongan, dengan terduga teroris Kuncoro alias Husen alias Bahar dengan Sugeng Setiaji alias Tio, Densus menyita pistol kaliber 45 tipe 1911 no sseri sc 07041320, 4 magazen dan 33 butir peluru kaliber 45.
"Untuk barang bukti dari Jakarta, ada 29 keping DVD tentang jihad, 9 jenis pipa pelontar peluru seperti pen gun, 2 botol berisi 500 ml cairan warna kuning, 4 butir peluru kaliber 9 mm," tambah mantan Kapolda Jatim.
Total ada 18 tersangka teroris yang ditangkap di 5 lokasi penangkapan. 2 diantaranya tewas tertembak, satu meninggal karena sakit.
(ape/gun)











































