"Apapun Golkar tidak ingin menggunakan kesempatan dari kelemahan orang lain tapi karena konsep," kata Agung Laksono di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2011).
Agung bersyukur Golkar makin diminati publik. Ke depan, hal-hal positif akan terus dilakukan demi menjaga kredibilitas partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meningkatnya respons positif masyarakat terhadap Golkar, imbuh Agung karena program-program Golkar dirasa memberi manfaat kepada rakyat. "Saya kira begitu," kata Agung saat ditanya apakah meningkatnya citra Golkar lantaran program-program partai warisan Orde Baru ini bagus.
Survei LSI menyebut, Partai Demokrat pada Januari 2011 meraih dukungan 20,5 persen kini pada Juni 2011 hanya memperoleh 15,5 persen. Sedangkan Partai Golkar pada Januari 2011 hanya 13,5 persen, kini menanjak menjadi 17,9 persen atau unggul di atas Demokrat. Lalu PDIP pada Januari 2011 suara berkisar 12 persen, pada Juni 2011 mencapai 14,5 persen.
"Golkar diuntungkan atas adanya kasus Nazaruddin. Kenapa Golkar? Karena Golkar punya platform menyerupai PD. Jadi dia ini tidak ideologis maupun agama, tapi di tengah-tengah," ujar Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, di Kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011) lalu.
(anw/nwk)










































