Hingga Senin tengah malam, upaya pemadaman masih dilakukan pihak PT Pertamina E&P, Field Pangkalan Susu dengan menggunakan mobil pemadam milik perusahaan tersebut, dan didukung mobil pemadam kebakaran milik pemerintah daerah setempat.
"Pemadaman dengan menggunakan foam, kini sedang diupayakan. Api sudah berhasil dikuasai sekitar 75 persen," kata Daniel Munthe, Kepala Layanan Operasi PT Pertamina E&P, Field Pangkalan Susu, kepada wartawan melalui jaringan telepon.
Munthe menyatakan sejauh ini masih belum bisa dipastikan apada penyebab terbakarnya pipa tersebut. Api diketahui menyala sekitar pukul 19.50. Ketinggian api bahkan sempat mencapai ketinggian 25 meter. Kobaran api tersebut menyebabkan terbakarnya empat unit rumah milik masyarakat yang berada di sekitar kejadian.
"Kendati ada rumah yang terbakar tetapi tidak ada korban jiwa," tukas Munthe.
Dijelaskan Munthe, pipa yang terbakar itu merupakan pipa pemompaan yang berasal dari lapangan eksplorasi di Manifold menuju Pangkalan Susu. Pipa itu milik Pertamina, yang selama ini dikelola Salamander Energy (North Sumatra) Ltd, yakni perusahaan Technical Assistance Contractor untuk PT Pertamina E&P.
(rul/irw)











































