Profil Nunun diunggah di situs http://www.interpol.go.id/id/dpo/red-notice?start=1 pada Senin (13/6/2011) pukul 20.20 WIB. Dalam data itu Interpol itu disebutkan Nunun kelahiran 28 September 1950 lahir di Sukabumi, Indonesia. Nunun juga disebutkan bisa menggunakan bahasa Inggris. Foto Nunun tampak jelas terpampang.
Sebelumnya terkait pemasangan profil Nunun di situs Interpol ini sempat mengundang kritik. Karena hingga sore tadi nama Nunun tak kunjung dipasang dalam buron yang dicari Interpol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang menurut Mabes Polri, belum terpasangnya profil Nunun hingga sore tadi itu hanya masalah teknis dan tak mempengaruhi perburuan Nunun oleh Interpol.
"(Pencantuman Nunun) tidak berpengaruh, yang penting polisi tahu, kalau web kan untuk umum," ujar Kadivhumas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bahrul Alam di Gedung DPR Senayan, Jl Gatot Subroto, Senin (13/6).
Anton memastikan, seluruh jajaran Interpol di 188 negara akan turut membantu menemukan keberadaan Nunun. Hal itu berdasar surat dari Mabes Polri kepada Interpol.
(ndr/irw)










































