Hal itu bisa disaksikan setelah polisi menemukan adanya cobek dan tali rafia warna hitam dengan bercak darah yang dibawa keluar oleh seorang anggota polisi yang membawa anjing pelacak. Mahasiswi yang tinggal di Jalan Lele RT 02 RW 05, Kelurahan Bambu Apus, Tangsel itu diduga korban pembunuhan.
"Korban ditemukan dengan tangan terikat, menggunakan baju warna kuning dan celana pendek warna cokelat. Selain tali dan cobek, juga ditemukan sandal jepit di belakang rumah yang ada bekas darahnya," ujar Gunawan seorang warga setempat, Senin (13/6/2011).
Menurut Gunawan, yang pertama kali melihat jenazah Yuyun adalah Agus yang juga teman pacar Yuyun. Agus mengaku kepada warga, dirinya disuruh pacar Yuyun untuk datang melihat keadaan pacarnya itu.
"Dia mengakunya disuruh ke rumah ini, setelah dapat telepon dari pacarnya Yuyun. Namun, ketika sampai di rumah, diketok-ketok pintunya tidak ada yang keluar. Dia datang siang, disaat seluruh orang sedang keluar kerja. Satu jam tidak ada jawaban, Agus pun memanggil tetangga dan melihat Yuyun sudah tewas," katanya.
Saat ini Agus sudah dibawa oleh petugas Polsek Pamulang untuk dimintai keterangan. Sedangkan Kapolsek Pamulang, Kompol Zulkiefli Muridu mengaku belum bisa memberikan keterangan baru.
"Nanti saja. Kita masih tunggu keterangan dari tim identifikasi," ujar Zulkiefli.
(fay/fay)











































