Teroris Ingin Racuni Polisi, Pengelola Kantin di Mabes Polri Waspada

Teroris Ingin Racuni Polisi, Pengelola Kantin di Mabes Polri Waspada

- detikNews
Senin, 13 Jun 2011 16:58 WIB
Jakarta - Dalam penyergapan sejumlah terduga teroris, Densus 88 menemukan racun yang diduga akan dimasukkan ke makanan para personel polisi. Sejumlah pemilik kantin di Mabes Polri pun meningkatkan kewaspadaannya.

detikcom mencoba mengunjungi 3 kantin dari sejumlah kantin yang berada di lingkungan Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (13/6/2011). Para pemilik kantin mengaku kaget mendengar informasi tentang rencana teroris memasukan racun ke makanan polisi.

"Ah masa sih, saya baru tahu berita itu dari kamu," ujar Wina pemilik kantin Inul di Mabes Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wina mengaku makanan yang disajikannya berupa mie instan, gorengan, dan minuman-minuman dibuat sendiri oleh dirinya. Sehingga dia tidak terlalu khawatir mengenai akan adanya racun dalam makanan yang disajikan untuk para personel polisi.

"Makanan kita bikin sendiri semua tidak ada dari luar. Kita juga kenal sama yang makan di sini semua," jelasnya.

Pemilik kantin Bhayangkari Bareskrim Mabes Polri, Waliman juga tidak khawatir dengan ancaman racun makanan. Informasi itu juga tidak menurunkan omzetnya.

"Tidak berpengaruh. Tidak ada apa-apa, tidak pengaruh ke omzet juga. Saya masak sendiri semua makanan di sini," ungkapnya.

Sementara itu Tari pemilik kantin warung daun Mabes Polri merasa khawatir dengan modus baru teroris yang akan meracuni polisi lewat makanan. Dalam warungnya, Tari menjual makanan seperti nasi rames dan nasi uduk beserta gorengan dan minuman.

"Kebetulan makanan di sini dari rumah semua. Saudara-saudara sendiri yang bikin," paparnya.

Mengenai omzet, Tari mengaku tidak ada pengaruh yang signifikan. Warungnya tetap ramai dikunjungi anggota polisi dan wartawan yang biasa meliput dilingkungan Mabes Polri.

"Kita lebih hati-hati dan waspadalah. (omset) nggak ngaruh sih, tapi takut juga," tuturnya.

Kekhawatiran akan racun dalam makanan tersebut juga dikhawatirkan oleh seorang anggota polisi yang sedang makan di salah satu kantin Mabes Polri.

"Kita belum dapet kabarnya. Ya khawatir juga tapi kita kan tahu kita makan di mana, kita kenal sama yang punya kantin," ujar anggota Brimob yang enggan disebut namanya.

(mpr/gun)


Berita Terkait