"Di Jepang saya ke daerah yang terkena bencana dan menemui para korban. Saya akan sampaikan surat dari anak-anak Aceh untuk teman-temannya di Jepang," kata SBY.
Hal ini disampaikannya di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, sesaat sebelum pesawat kepresidenan tinggal landas pada pukul 08.00 WIB, Senin (13/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi waktu itu situasinya belum pas. Maka saat Jepang dilanda situasi musibah, saya sebagai Kepala Negara dan Ketua ASEAN berkunjung untuk menyampaikan bantuan dan solidaritas terhadap rakyat Jepang," papar SBY.
Setelah diterima pasangan Kaisar Akihito-Permaisuri Michiko dan PM Jepang, Presiden SBY akan menuju Miyagi yang merupakan salah satu daerah terparah kala dilanda tsunami. Secara simbolis bantuan dari rakyat Indonesia untuk tahap rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana akan disampaikan di sana.
"Sekaligus saya akan bertemu dengan WNI yang ke Jepang untuk membantu para korban. Ini bentuk hubungan people to people yang bagus antar warga negara yang bersahabat," sambung SBY.
Menurut jadwal, Presiden SBY dan rombongan tiba di Jepang pada 16 Mei 2011. Dua hari kemudian, SBY dan rombongan kembali ke Indonesia.
(lh/vit)










































