"Golkar menerima apapun hasilnya, karena itu hasil survei dari lembaga yang kredibel. Ini trend yang menggembirakan tapi kami tidak akan berpuas diri," ujar Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso kepada detikcom, Minggu (12/6/2011).
Priyo mengapresiasi hasil sruvei yang digagas Denny JA ini. Golkar tentunya akan terus berupaya untuk memacu diri agar elektabilitasnya etrus melonjak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil survei untuk suara terkini, Partai Demokrat pada Januari 2011 meraih dukungan 20,5 persen kini pada Juni 2011 hanya memperoleh 15,5 persen. Sedangkan Partai Golkar pada Januari 2011 hanya 13,5 persen, kini menanjak menjadi 17,9 persen. Lalu PDIP pada Januari 2011 suara berkisar 12 persen, pada Juni 2011 mencapai 14,5 persen.
"Kasus Nazaruddin dan korupsi di Kemenpora membuat PD menjadi satu-satunya partai papan atas yang merosot. Golkar naik signifikan. Di samping limpahanan suara dari Demokrat, juga karena program bersama bangkitkan usaha kecil yang digalangnya," tutur Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, saat membacakan hasil survei 'Blunder Politik Demokrat, Kasus Nazaruddin dan Perubahan Dukungan Partai', di Kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011).
(ape/ape)











































