Kepergok Saat Beraksi, Pencuri Motor Tembak Warga Bekasi

Kepergok Saat Beraksi, Pencuri Motor Tembak Warga Bekasi

- detikNews
Minggu, 12 Jun 2011 23:18 WIB
Kepergok Saat Beraksi, Pencuri Motor Tembak Warga Bekasi
Bekasi - Seorang warga di Kampung Kelapa Dua RT 002/007, Kelurahan Paduren, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi tewas ditembak kawanan pencuri motor. Korban ditembak saat memergoki aksi pencurian motor tersebut.
"Korban Abdul Hoer (18) korban sedang duduk diteras tiba-tiba melihat 4 orang sedang mencoba untuk mengambil motor pamannya yang diparkir di halaman rumah, kemudian korban lari berteriak maling lalu ditembak pelaku korban meninggal dunia dalam perjalanan ke RS," ujar Kapolres Kota Bekasi Kombes Pol Imam Sugianto kepada detikcom, Minggu (12/6/2011).
Aksi pencurian itu terjadi pada Minggu (12/6) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, pelaku diperkirakan berjumlah dua orang menumpang motor. Salah satu pelaku posisinya agak jauh dari lokasi, untuk berjaga-jaga. Sementara pelaku lainnya bertugas mencongkel motor korban.
"Korban tewas setelah tertembak di bagian dada kanan dan menembus ke punggung bagian kiri," ujar Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota Kompol Dedy Murti saat dihubungi terpisah.
"Korban melihat salah satu pelaku sedang mengotak-atik motornya," katanya.

Motor korban Yamaha Vega B 6256 KXO saat itu diparkir di depan rumahnya, tanpa pengamanan kunci ganda. Situasi saat itu sudah gelap dan sepi.

"Kemudian korban dan kakaknya mengejar pelaku. Saat itu pelaku menuntun motornya," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat hal itu, dengan spontan korban dan sang kakak berteriak maling sehingga didengar warga. Pelaku saat itu sudah berada sekitar 12 meter dari rumah korban. Korban dan sang kakak kemudian mengejar pelaku tersebut.

"Tapi tiba-tiba, pelaku melepaskan tembakan ke arah korban," ujar dia.

Korban kemudian tersungkur akibat tembakan itu. Sementara pelaku yang panik, akhirnya melarikan diri dan meninggalkan motor korban di lokasi.

Petugas masih mengidentifikasi pelaku. Sejumlah saksi dimintai keterangan terkait kasus tersebut. "Kasusnya masih kita selidiki," tutup Dedy.




(mei/ape)


Berita Terkait