"Survei membuktikan kasus Nazaruddin punya daya rusak cukup kuat. Kasus Nazaruddin membuat drop pemilih Demokrat sebanyak 5 persen," ujar Direktur LSI, Denny JA di kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011).
Denny mengatakan, pemilih PD pada bulan Januari 2011 lalu masih berkisar 20,5 persen. Namun pada bulan Juni 2011, pemilih PD menurun menjadi 15,5 persen.
"Kasus ini betul-betul merusak citra PD," tutur Denny.
Survei ini dilakukan pada tanggal 1 sampai 7 Juni 2011. Survei dilakukan dengan wawancara dan tatap muka, dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang berdasarkan metode multi stage random sampling. Margin error survei ini sekitar 2,9 persen.
(ahy/gun)











































