Keterangan yang diperoleh detikcom di lokasi, tim Densus 88 Mabes Polri tiba di lokasi Jl Mulawarman No 17 RT 9 RW 4, Desa Loa Duri, sekitar pukul 12.30 WITA, Sabtu (11/6/2011). Dengan bersenjata laras panjang, personel Densus 88 mengepung rumah penggilingan daging bahan bakso milik Djuardi yang juga dihuni Faisal.
"Ada sekitar 10 orang polisi pakaian hitam-hitam turun dari 3 mobil pelat B (DKI Jakarta). Mereka pakai senjata panjang," kata Suyono (55), warga di sekitar lokasi kepada detikcom, Sabtu (11/6/2011) malam WITA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Suyono, personel Densus 88 terlebih dahulu melapor perihal maksud kedatangannya ke Ketua RT setempat. Berselang beberapa menit kemudian, Faisal yang dicari akhirnya diciduk di sekitar sebuah masjid di lingkungan pemukiman setempat, usai melaksanakan Salat Dzuhur.
"Waktu ditangkap polisi (Densus), Faisal sempat melawan. Dia (Faisal) ditangkap sekitar pukul 13.00 WITA," sebut Suyono.
"Sekitar 1 jam kemudian, menyusul Djuardi yang dibawa polisi dari dalam rumahnya. Dua-duanya dibawa polisi," tambah Suyono.
(rdf/rdf)











































