"Kami telah putus komunikasi. Ini gara-gara KPK ibarat ambil ikan di air kolam, lalu air dikeruhkan," kata Ruhut kepada detikcom, Sabtu (11/6/2011).
Ruhut bercerita Nazaruddin yang tengah berada di negeri Singa itu pernah menghubunginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut saat itu juga memberikan wejangan kepada Nazaruddin. "Kau harus balik mempertanggung itu semua. Pak SBY, Bu Ani dan pendiri partai lainnya
mendirikan partai ini, dan dipercaya rakyat berkat Tuhan. Nanti kalau sudah sembuh walau belum dipanggil harus kembali bersama istri dan anakmu," papar Ruhut.
"Dia jawab, aku janji akan kembali Demi Allah aku akan kembali," lanjut dia.
Menurut dia, wajar apabila Nazaruddin takut memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus korupsi Kemendiknas.
"Itu manusiawi. Saya tetap meminta dia pulang," kata Ruhut.
(aan/ndr)











































