"Sosok Kabareskrim nanti harus merupakan sosok yang tidak populer dan harus mempunyai latar belakang yang kuat di bidang reserse," ujar anggota komisi III DPR RI, Ahmad Yani usai diskusi yang bertajuk 'Menggugat 13 Tahun Reformasi Polisi dan 65 Tahun Kepolisian Republik Indonesia' di Kantor Imparsial, Jalan Slamet Riyadi Raya no 19 Jakarta Timur, Jumat (10/6/2011).
Ahmad Yani menilai sosok yang tidak populer tidak akan menyibukkan diri dengan masalah citra dan lebih fokus untuk bekerja dan menyelesaikan masalah. Menurutnya ada dua sosok yang cukup kompeten untuk menjadi Kabareskrim yang baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut mantan pengacara ini, kedua sosok tersebut merupakan sosok yang ideal untuk menjabat sebagai Kabareskrim yang baru, karena mempunyai rekam jejak yang bagus serta sosoknya yang kurang populer di mata masyarakat umum.
Komjen Ito Sumardi akan memasuki masa pensiun pada akhir bulan ini. Namun Mabes Polri masih enggan membeberkan siapa nama-nama calon penggatinya. Ito resmi menjabat sejak November 2009 lalu menggantikan Komjen Pol Susno Duadji yang dicopot mantan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.
(anw/anw)











































