Kapolsek Palmerah Kompol M Yusuf mengatakan, penyerangan tersebut merupakan konflik internal partai. "Hanya ada kesalahpahaman sedikit, masalah internal saja. Nggak ada penyerangan kok, mereka hanya emosi saja," kata Yusuf saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (9/6/2011).
Informasi dihimpun detikcom, penyerangan terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Sekitar 40 orang yang menamakan diri AMPG tiba-tiba mendatangi kantor DPP Golkar dan mengamuk. Mereke menuntut hak pembayaran uang pelatihan selama jambore di Cibubur, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa kemudian merusak pos kantor DPP Golkar dan merobohkan spanduk Golkar. Tak hanya itu, massa juga menganiaya warga yang biasa mangkal di depan kantor tersebut.
"Ada yang luka, tukang rokok," ujarnya.
Yusuf mengatakan, situasi di lokasi kini sudah aman dan terkendali. DPP Golkar sendiri meminta agar kasus tersebut tidak dibawa ke proses hukum.
"Ada permintaan dari mereka, akan diselesaikan secara internal," katanya.
Meski demikian, polisi menilai kejadian tersebut sudah menimbulkan tndak pidana. Kapolsek menegaskan, pihaknya tetap akan mengusut kasus tersebut.
"Proses lidik dan sidik tetap kita lanjutkan, itu sudah tindak pidana," tutupnya.
(mei/anw)










































