Munir: Isu HAM Wiranto-SBY Bukan Black Campaign

Munir: Isu HAM Wiranto-SBY Bukan Black Campaign

- detikNews
Selasa, 22 Jun 2004 01:47 WIB
Jakarta - Munir menegaskan, isu HAM kepada Wiranto dan SBY bukanlah black campaign. Jadi, janganlah menggunakan isu black campaign untuk menutupi track record."Harus dibedakan antara black campaign dengan soal-soal yang menyangkut report seseorang tentang track record. Black campaign adalah model di mana ada disinformasi terhadap publik tentang identitas seseorang. Ini bisa diatasi dengan kredibilitas orang tersebut dan pendidikan politik masyarakat."Hal itu disampaikan Direktur Imparsial Munir usai mengikuti acara peringatan 10 tahun pembredelan Tempo, Detik, Editor di Kedai Tempo jalan Utan Kayu Jakarta, Senin (21/6/2004) malam.Yang ada sekarang black campaign atau bukan? "Dua-duanya ada. Tetapi kalau isu di bidang HAM kepada Wiranto dan SBY itu bukan black campaign. Itu merupakan bagian dari track record yang publik harus tahu dan tidak boleh ditutup-tutupi. Dan justru kebohongan politik yang menyangkut penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, pelanggaran HAM itu wajib dibeberkan kepada publik," ujarnya.Munir kemudian mencontohkan apa yang dinamakan black campaign. Misalnya seseorang diadukan anti-agama A atau B. Padahal sebetulnya tidak ada relevansinya dengan pertarungan politik. Hal seperti itulah yang memang bisa dieliminasi oleh yang bersangkutan atau oleh kecerdasan masyarakat.Mengenai cara mengatasi black campaign, Munir melihatnya sebagai masalah pendidikan politik. Ketika parpol tidak memberikan pendidikan politik dengan baik, maka black campaign akan cepat diakomodasi seseorang."Tapi isu mengenai black campaign jangan digunakan untuk menutupi track record orang yang memang mempunyai masalah. Jadi hal-hal yang menyangkut track record seseorang bukanlah black campaign," tukas Munir. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads