"Rasanya sangat tidak pantas kalau Malinda Dee menggunakan fasilitas Jamkesmas untuk operasi payudara. Kurang apa Malinda? Apalagi payudaranya sakit kan karena sudah dimasukan macam-macam. Jauh lebih patut kalau Jamkesmas itu digunakan untuk membantu pasien miskin seperti teman kami Dora yang mengalami keringat darah itu," ujar mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta Padang, Joni Aswira, kepada detikcom, Jumat (10/6/2011).
Dikatakan Joni, dengan memahami perjuangan Dora untuk sembuh, terlihat sekali betapa tidak gampang bagi Dora untuk mendapatkan layanan Jamkesmas. Teman mereka itu, menurut Joni, telah mengeluarkan keringat darah selama dua tahun terakhir dan selama itu pula harus bolak-balik masuk rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada juga diungkapkan Humas Universitas Bung Hatta, Indrawadi. Dibandingkan Dora, urusan payudara Malinda Dee jauh sangat tidak pantas kalau dibiayai dengan fasilitas Jamkesmas.
"Masih banyak masyarakat miskin seperti Dora yang sakit namun tidak mendapat layanan Jamkesmas. Layanan itu kan sangat terbatas sekali, tidak semua masyarakat yang masuk kategori pantas dapat memperoleh layanan itu," kata Indrawadi.
Sementara itu, Kepala Instalasi Humas dan Pengaduan Masyarakat RS M Djamil Padang, Gustafianof, ketika dihubungi detikcom mengatakan, selain berupaya menggalang bantuan pihaknya juga berupaya mendapatkan layanan Jamkesmas untuk Dora sejak ia mulai dirawat. Dora, menurut dia, sudah mengantongi Surat Keterangan Pasien Terlantar dari Dinas Sosial setempat ketika diterbangkan ke Jakarta.
"Dengan surat keterangan itu, Dora sudah dapat menggunakan layanan Jamkesmas. Kita berusaha agar dapat meringankan beban Dora seringan-ringannya," kata Gustafianof.
Dikatakan Gustafianof, saat ini sebenarnya masih ada empat pasien miskin lagi yang sedang dirawat di RS M Djamil dan sangat membutuhkan layanan Jamkesmas.
"Saat ini, dari 800 tempat tidur yang tersedia di RS M Djamil, 70 persen di antaranya digunakan untuk melayani pasien Jamkesmas dan Askes. Nah, kalau soal Jamkesmas dikaitkan dengan payudara Malinda Dee saya tidak bisa jawab," tukas Gustafianof.
(yon/fay)











































