Marzuki Alie: Capres PD Tak Hanya Ditentukan SBY

Marzuki Alie: Capres PD Tak Hanya Ditentukan SBY

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2011 15:35 WIB
Marzuki Alie: Capres PD Tak Hanya Ditentukan SBY
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie angkat bicara mengenai capres yang akan diajukan PD dalam Pemilu 2014. Menurut Marzuki, capres PD dalam Pemilu 2014 diputuskan oleh Majelis Tinggi PD, bukan Ketua Dewan Pembina PD, Presiden SBY sendirian.

"Keputusan mengenai siapa yang akan diajukan oleh PD menjadi capres bukanlah keputusan SBY sendiri. Keputusan itu merupakan keputusan majelis tinggi," tutur Marzuki saat dihubungi wartawan, Jumat (10/6/2011).

Karenanya apa yang disampaikan SBY kemarin, menurutnya baru pernyataan pribadi. Bisa saja PD menunjuk salah seorang keluarga SBY menjadi capres untuk Pemilu 2014.

"Kalaupun SBY saat ini menegaskan bahwa istri dan anak-anaknya maupun kerabatnya tidak akan menjadi presiden, itu mungkin merupakan pernyataan beliau pribadi," terangnya.

Namun Marzuki tak sepakat jika pernyataan SBY tersebut hanya pencitraan belaka. Marzuki mengimbau agar semua pihak tidak mengembangkan isu konspiratif menyangkut Pilpres 2014.

"Ini urusan internal kami dan pihak lain tidak perlu mencampuri dengan mengembangkan isu-isu yang tidak sesuai dengan fakta. Bisa saja memang SBY tidak menginginkan hal itu, tapi kalau pada akhirnya majelis tinggi memutuskan lain dengan yang diinginkan SBY kan bisa saja," jelasnya.

SBY menyampaikan dirinya tak akan maju lagi di Pilpres 2014 saat memberi sambutan di acara Indonesian Young Leader yang diselenggaran oleh HIPMI dan Fakultas Ekonomi UI, di Hotel Ritz-Carlton, kawasan SCBD, Jalan Sudirman, Jakarta, hari ini.

"Saya memperkenalkan diri. Nama saya Susilo Bambang Yudhoyono. Jabatan saya, Presiden hasil Pemilu 2004-2009. Saya bukan capres 2014. Istri dan anak-anak saya juga tidak akan mencalonkan diri," kata SBY yang langsung disambut tepuk tangan.

SBY menegaskan, dia juga tidak menyiapkan siapa-siapa di Pilpres 2014. "Biarlah rakyat dan demokrasi yang menentukan. Setiap orang punya hak untuk running for RI 1," ujarnya.

(van/gun)


Berita Terkait