"Kita tidak pernah menganggap Sri Mulyani saingan. Kita juga tidak mau mencampuri urusan partai lain. Silahkan PD mengusung siapa saja," kata Sekjen Golkar Idrus Marham saat dikonfirmasi, Jumat (10/6/2011).
Nama Sri Mulyani dimunculkan anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok. Dia menilai Sri Mulyani sebagai calon yang pas. Sedang Golkar, lanjut Idrus, sesuai dengan desakan dari DPD seluruh Indonesia, menguat kepada satu nama yakni Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idealnya, tambah Idrus, setiap partai mencalonkan Ketum-nya menjadi capres. Tidak heran bila kader Golkar mendorong Ical maju di 2014.
"Capres itu urusan internal partai masing-masing. Kami Golkar sekarang meningkatkan kualitas agar bagaimana rakyat memilih calon dari Golkar," tuturnya.
(ndr/fay)










































