Ruhut: KPK Tak Profesional, Membuat Nama Demokrat Jelek

Ruhut: KPK Tak Profesional, Membuat Nama Demokrat Jelek

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2011 11:43 WIB
Jakarta - Pemanggilan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin oleh KPK dinilai sebagai tindakan tidak profesional. Sebab, pemanggilan dilakukan secara mendadak, yang terkesan hanya ingin menjelek-jelekkan nama PD.

"Mereka (KPK) itu sudah kayak politisi Senayan. Jangan menari di atas gendang orang lain. Gara-gara KPK tidak profesional itu, Partai Demokrat jadi jelek begini," ujar Ketua Departemen Kominfo DPP PD, Ruhut Sitompul kepada wartawan di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jumat (10/6/2011).

Menurut Ruhut, KPK profesional karena pemanggilan dilakukan secara Nazaruddin. Selain itu, Nazar juga dipanggil dalam kaitan kasus yang telah lama terjadi, yaitu pada tahun 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenapa dipanggil kasus 2008 lalu kok baru sekarang. Coba kalau dari dulu, sebelum dia jadi Bendahara Umum PD. Saya minta KPK menangani kasus Nazaruddin ini lebih profesional dan sistematis," protes Ruhut.

Ruhut memastikan Nazaruddin tak akan penuhi panggilan KPK. Nazaruddin baru akan pulang setelah sembuh dari sakitnya.

"Pemanggilan kan tidak harus hanya sekali, biar dia sembuh dulu lah," kata mantan pengacara ini.

Nazaruddin rencananya hari ini akan diperiksa terkait dugaan kasus korupsi di Kemendiknas. Selain Nazar, istrinya Neneng Sriwahyuni juga dipanggil untuk dimintai keterangan namun dalam kaitan kasus yang berbeda. Neneng diperiksa terkait dugaan korupsi di Kemenakertrans.

(adi/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini