Wah! Lebih dari 20 Pos Dubes RI di Luar Negeri Kosong

Wah! Lebih dari 20 Pos Dubes RI di Luar Negeri Kosong

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2011 11:30 WIB
Jakarta - Kabar tidak sedap menerpa dunia diplomasi Indonesia. Lebih dari 20 pos Duta Besar Republik Indonesia di luar negeri ternyata telah lama dibiarkan kosong oleh pemerintah.

Menurut anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya, KBRI Swedia saat ini sudah lebih dari 4 tahun tanpa duta besar. Sementara itu di KBRI Belanda, hampir 1 tahun juga tanpa dubes. Bahkan, KBRI Washington juga sempat kosong lebih 1 tahun, sebelum akhirnya diisi Dino Patti Djalal.

"Ini ironi di saat kita terus mendorong realisasi slogan million friends no enemy yang berarti keberadaan perwakilan kita di luar adalah keniscayaan, di sisi lain kita membiarkan pos-pos tersebut kosong," kata Tantowi dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Jumat (10/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut politikus Golkar ini, dalam konteks politik luar negeri, praktik tersebut tidak bisa ditolerir.

"Ada apa sesungguhnya di Kemlu sehingga begitu lama menentukan calon dubes? Padahal calon-calon dubes baik dari kalangan karier maupun bukan sudah berderet antre. Artinya kita tidak pernah kekurangan stok," kata pria yang mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta ini.

Tantowi menambahkan, dalam rapat kerja dengan Menteri Luar Negeri, Komisi I pernah mewacanakan perlunya UU tentang pengangkatan/pergantian dubes agar ke depan kekosongan seperti sekarang tidak terjadi lagi. Namun, kata Tantowi, saat itu Menlu menganggap UU tersebut tidak perlu.

"Kekosongan dubes di luar negeri untuk waktu yang lama bisa berdampak negatif dari negara-negara tersebut kepada Indonesia," ujar pria yang tenar sebagai pembawa acara televisi ini.

Untuk itu, lanjutnya, Komisi Luar Negeri sedang memikirkan untuk membuat Panitia Kerja Dubes. "Tujuannya agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," tandasnya.

(van/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads