"Kalau masalah cekal di Kumham, selama ini satu menit pun tidak pernah terlambat," kata Patrialis.
"Begitu detik itu masuk, detik itu kita cekal," lanjutnya di Gedung Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (9/6/2011).
Menurutnya, Imigrasi tidak pernah tahu sebelumnya siapa-siapa saja yang bakal dicekal. Jadi tudingan adanya kebocoran di kementeriannya itu sangat tidak masuk akal.
Jajaran di Imigrasi berkomitmen untuk membantu proses penegakan hukum. Patrialis menceritakan, dirinya bahkan pernah diminta untuk mencegah seseorang hanya melalui SMS.
"Saya pernah dapat SMS dari pimpinan KPK, tolong cekal ini. Oke kita cekal, besoknya suratnya datang," tandasnya.
(mok/ndr)











































