Hal itu dinyatakan oleh Todung usai terpilih memimpin Ikadin periode 2011-2016 dalam Munas Ikadin di Hotel Manhattan, Jl Satrio, Jakarta Selatan, Kamis (9/6/2011).
โKami melihat ada yang hilang dari advokat. Makin hedonis, makin komersial, makin tidak etis makin tidak bermoral. Kami ingin mengembalikan martabat, menegakkan hukum dan memperbaiki citra advokat,โ kata Todung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
โMenjadi advokat bukan kerja di awang-awang. Harus menginjak bumi. Harus punya fungsi sosial, melakukan tugas sosial untuk mereka yang tidak mampu. Atau advokat menyediakan 5 persen dividen untuk zakat profesional hukum yang dilakukan. Menyediakan 5 persen waktunya untuk masyarakat,โ tandas Todung.
(Ari/lrn)











































