Jabatan KSAD Tak Mengenal Hubungan Ipar

Jabatan KSAD Tak Mengenal Hubungan Ipar

- detikNews
Kamis, 09 Jun 2011 15:25 WIB
Jabatan KSAD Tak Mengenal Hubungan Ipar
Jakarta - Letjend Pramono, ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk salah satu dari tujuh perwira tinggi TNI AD bakal calon Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Menyingung isu hubungan kerabat, KSAD Jenderal TNI George Toisutta menegaskan penilaian didasarkan pertimbangan profesional bukan hubungan ipar presiden.

"Kamu jangan ngomong iparnya Pak SBY. Di AD tidak mengenal ipar mengipar," tegas KSAD Jend. George Toisutta usai membuka PORAD ke VII di Kodam V Brawijaya, Kamis (9/6/2011).

Dia menegaskan, proses pemilihan dan penentuan calon KSAD dilakukan secara profesional. Yang menjadi dasar pertimbangan adalah jenjang kepangkatan dan kapabilitas masing-masing kandidat, bukan masalah hubungan kekerabatan yang bersangkutan dengan pejabat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya katakan letnan jenderal. Kalau bilang iparnya Pak SBY, dia letnan jenderal. Jadi jangan bilang ipar. Kita tidak ipar-iparan, tidak ada ikatan keluarga, di militer adalah profesional," imbuhnya.

Mantan Pangdam V Brawijaya ini manambahkan, semua perwira tinggi yang dimajukan sebagai bakal calon penggantinya dinilai prestasinya sejak berpangkat letnan dua hingga letnan jenderal. "Memulai masa penugasan yang panjang berarti dia punya pengalaman yang bagus, wawasan yang bagus," pungkasnya.

Bakal calon KSAD yang diketahui memiliki hubungan kekerabatan dengan Presiden SBY adalah Letjen Pramono. Karirnya mulai moncer sejak bertugas sebagai ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri, lalu berlanjut menjadi Wadanjen Kopassus, Danjen Kopassus, pangdam III Siliwangi dan akhirnya Pangkostrad.

(bdh/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads