Informasi yang dikumpulkan detikcom, Kamis (29/5/2011), Nazaruddin hadir langsung dalam pertemuan membahas proyek itu. Ditengarai pertemuan terkait rencana bagi-bagi jatah proyek. Pertemuan digelar di sebuah Hotel di Jakarta Barat pada 2007.
KPK yang dikonfirmasi perihal pertemuan itu mengaku belum tahu. KPK masih melakukan penyelidikan. "Kami belum tahu soal pertemuan itu," kata juru bicara KPK Johan Budi saat dihubungi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saat dikonfirmasi detikcom menyangkut panggilan KPK pada tanggal 10 Juni mendatang melalui Blackberry messenger, Nazaruddin enggan komentar meski sempat membaca pertanyaan tersebut. Saat dihubungi melalui ponselnya pun tak aktif.
Meski demikian, Nazaruddin sempat memasang status baru di Blackberry messengernya. Status tersebut mirip dengan kalimat Ketua Umum PD Anas Urbaningrum beberapa waktu lalu.
"Lebih baik fitnes ketimbang fitnah," begitu ditulis Nazaruddin dalam status Blackberry messengernya.
(ndr/asy)










































