Densus 88 dikenal tak kenal kompromi dalam menangkap teroris. KPK juag diminta demikian, tak pandang bulu guna mengusut tuntas kasus korupsi.
"Jadi jika Adang tidak koperatif, KPK harus segera melakukan pengeledaan ke rumah Adang, untuk mencari petunjuk dimana sesungguhnya keberadaan istrinya," ujar Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (9/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau perlu, istri, anak, ayah, ibu, dan anggota keluarga tersangka dibawa Densus 88 ke kantor polisi untuk diperiksa berhari hari dan berkali-kali demi mendapatkan petunjuk dimana keberadaan tersangka," tuturnya.
Dengan cara yang cukup berani ini diharapkan akan memaksa semua pihak untuk mendukunt pemulangan Nunun ke Indonesia. Tak terkecuali Adang yang hingga saat ini belum merasa perlu menjemput Nunun.
"Apalagi Adang adalah mantan pejabat tinggi lembaga penegak hukum yang harus senantiasa memberi contoh bahwa siapa pun di negeri ini harus patuh hukum," imbau Neta.
(van/gah)











































