"Jangan terlalu banyak makan daging. Kalau mau rendah kolesterol, makan tiwul dan sayur tempe," tulis Harmoko dalam buku Pak Harto The Untold Stories.
Saat itu Harmoko sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mewawancarai Pak Harto di peternakan Tapos di Bogor sekitar tahun 1980an.
Tiwul adalah makanan dari singkong kering yang direbus bersama gula aren. Makanan ini biasanya dimakan saat paceklik. Pak Harto sendiri terkenal sangat menyukai tiwul.
"Tapi di Jakarta susah mendapatkan tiwul, Pak," jawab Harmoko.
Mendengar jawaban itu Soeharto cuma tersenyum.
(rdf/gah)











































