Pagi itu air di rumah Isa tidak mengalir, sehingga bapak 16 anak ini berinisiatif untuk membenarkan mesin airnya karena sang anak ingin mandi berangkat sekolah.
"Saya kaget, trauma sama ular," kata Isa saat ditemui di rumahnya di Jl Soleh Rt 10 Rw 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (8/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Isa, kemarin malam dirinya diberitahu ada ular di rumahnya. Karena tidak melihat secara langsung, dia tidak percaya. "Saya gak percaya belum melihat," katanya.
Setelah tertangkap, Isa menyerahkan sepenuhnya ular-ular ini kepada warga. Dia pun tidak berencana untuk memeliharanya. "Terserah warga mau dipelihara atau dijual," tandasnya.
Saat ini ular itu di masukan ke dalam aquarium berukuran 50 cmx 30 cm bersama 2 ekor anak ayam menjadi makananya. Puluhan orang berkumpul untuk melihat secara langsung ular bermotif batik ini.
(did/ndr)











































