“Memang kesulitan, karena informasi pun minim, sehingga sulit dicari,” kata Herry kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/6/2011).
Keterangan sejumlah saksi juga tidak cukup memberikan informasi cukup berarti buat petugas. Ditambah lagi, peristiwa itu terjadi pada malam hari, sehingga petugas sulit mengidentifikasi wajah pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas yang saat itu melakukan patrol juga tidak dapat mengidentifikasi pelat nomor mobil Kijang Innova yang dikendarai pelaku. Sejumlah tempat yang mungkin disinggahi pelaku, telah disisir, namun tak berbuah hasil yang signifikan.
“Kita sudah sisir semua ke pinggiran-pinggiran hingga ke Cianjur, tapi belum ditemukan,” tuturnya.
Polisi juga telah mencari kendaraan yang rusak akibat tembakan ke sjumlah bengekl dan rental kendaraan. Namun sejauh ini, tidak ada laporan yang menginformasikan kejelasan identitas kendaraan tersebut.
“Belum ada, kita sudah coba cari semua. Kalau pun toh itu mobil bener (bukan hasil curian), pelat nomornya kan bisa ditukar-tukar,” katanya.
Sementara itu, Herry juga belum bisa memastikan apakah pelaku penembakan itu merupakan kelompok kejahatan tertentu.
”Kalau dia pelaku pencurian, kan belum terjadi, sehingga nggak ada tanda-tanda tersisa. Hanya ada bahwa mobil itu start dari situ pada saat jalan dan kejadian itu. Saksi cukup banyak, terutama di sekitar TKP ada pemilik toko, masyarakat sekitar situ, tapi udah pada tidur. Jadi pada nggak ada yang tahu kalau mobil itu parkir di situ,” jelasnya.
(mei/gun)










































