"Secara figur, kita memang mengusung tokoh Mas Tommy. Beliau adalah tokoh nasional dan masih muda," kata Ketua Umum Partai Buruh, Sonny Pudjisasono, di saat mendaftar di kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum dan Umum (AHU) Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2011).
Menurut Sonny, Partai Buruh mendukung Tommy karena figurnya dianggap cocok memimpin bangsa. Bagi Partai Buruh, calon-calon presiden yang ada saat ini, terutama dari kalangan politisi senior, tidak ada yang mumpuni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah Tommy memiliki jabatan khusus di kepengurusan Partai Buruh, Sonny memastikan tidak ada. Ia berpendapat, mantan terpidana kasus pembunuhan hakim tersebut hanya sebatas memberikan arahan dan pembinaan terhadap partai.
"Secara administrasi tidak ada. Tetapi secara kebatinan kita selalu mendapat bimbingan dari Mas Tommy," kilah Sonny.
Apa Tommy memberikan dana? "Itu saya tidak bisa ngomong," elak Sonny.
Sonny mendaftar didampingi 30 kader Partai Buruh. Mereka mengenakan atasan warna putih bercorak biru. Sejumlah perempuan muda juga membawa atribut partai itu.
Pada akhir April lalu, Partai Nasional Republik (PNR) juga telah mendaftar ke Kemenkum. Pengurus partai mengklaim Tommy Soeharto adalah deklarator partai tersebut.
(aan/nrl)










































