Try Sutrisno: Pak Harto Sering Menyamar Berbekal Sambal Teri

Pak Harto The Untold Stories

Try Sutrisno: Pak Harto Sering Menyamar Berbekal Sambal Teri

- detikNews
Rabu, 08 Jun 2011 12:38 WIB
Try Sutrisno: Pak Harto Sering Menyamar Berbekal Sambal Teri
Jakarta - Kala menjadi presiden, Soeharto rupanya gemar melakukan incognito atau menyamar agar tidak dikenali. Hal itu dilakukannya kala berkeliling ke daerah-daerah untuk melihat hasil pembangunan dan mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat dengan berbekal sambal teri.

"Saya masih ingat incognito itu dilakukan Pak Harto. Pesannya tidak boleh ada satu pun yang tahu kalau Pak Harto mau melakukan incognito," ujar mantan ajudan Soeharto, Try Sutrisno, dalam peluncuran buku 'Pak Harto, The Untold Stories' di Museum Sasana Purna Bakti, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (8/6/2011). Buku itu diluncurkan bersamaan dengan 90 tahun Soeharto, jenderal besar kelahiran 21 Juni 1921.

Saat melakukan incognito, Soeharto selalu berpesan agar tidak ada seorang pun yang tahu. Tidak ada pejabat daerah seperti bupati maupun pejabat pusat yang tahu akan kegiatan penyamaran Soeharto tersebut.

"Yang ikut biasanya hanya 3 mobil, dokter kepresidenan, pengawal, Pak Harto dan saya," kenang Wapres ke-6 RI ini.

Dia menuturkan, saat melakukan incognito, rombongan Soeharto membawa logistik sendiri. Biasanya mereka membwa sambal teri bikinan sang Ibu Negara kala itu, Tien Soeharto. Ketika waktu makan tiba, Soeharto pun tak segan-segan makan bersama anak buahnya. Karena itu, di mata Try, Soeharto adalah sosok yang egaliter.

"Dia juga penah bilang 'Try, kamu saja yang makan duluan'. Wah saya kaget (mendengarnya). Jarang ada pemimpin yang seperti ini," tambah pria kelahiran 15 November 1935 ini.

Menurut dia, foto Soeharto yang menjadi cover buku 'Pak Harto, The Untold Story' diambil kala Soeharto sedang melakukan incognito. Hanya saja Try tidak tahu di mana lokasi pengambilan foto.

"Dia baru makan siang dan duduk-duduk. Karena sering melakukan incognito, Pak Harto tahu kegiatannya rakyatnya, seperti petani mulai bertani jam berapa," ucap Try.

(vit/nrl)


Berita Terkait