"Kita telah mengambil tindakan, kami antarkan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan kesehatan," kata Kepala BLU TransJakarta M Akbar saat berbincang dengan detikcom, Rabu (8/5/2011).
Akbar mengatakan, perawatan oleh dokter diberikan untuk korban pemukulan agar bila terjadi luka serius dapat diketahui. "Nanti biar diketahui apakah ada luka serius atau tidak, kita sudah antarkan ke rumah sakit," kata Akbar.
Pemukulan terhadap Safry terjadi di sekitar Halte BNN, Jakarta Timur. Saat itu, Safry dipukuli oleh Benson. Insiden itu berawal saat bus yang dikemudikan Benson menyerempet spion mobil Kijang Krista bernopol B 2811 RT yang dikemudikan Safry.
Selain memukul Safry, Benson juga sempat menyiram ibunda Safry dengan air. Safry dan ibunya berencana membawa kasus ini ke polisi karena sudah memasuki ranah penganiayaan.
(ken/nrl)











































