Pengemudi Mobil Luka-luka Dipukuli Sopir TransJ

Pengemudi Mobil Luka-luka Dipukuli Sopir TransJ

- detikNews
Rabu, 08 Jun 2011 11:54 WIB
Pengemudi Mobil Luka-luka Dipukuli Sopir TransJ
Jakarta - Safry, seorang pengendara mobil di jalanan Jakarta luka-luka setelah dipukuli pramudi (sopir) TransJ. Tidak terima dianiaya, Safry pun langsung melakukan visum ke rumah sakit dan siap lapor polisi.

Peristiwa itu terjadi setelah insiden antara mobil Safry dengan bus TransJakarta gandeng bernomor BMP 042 di terowongan Universitas Kristen Indonesia (UKI), Cawang, Jakarta Timur, Rabu (8/6/2011). Saat itu, ekor bus menyenggol spion mobil Safry.

Melihat spionnya diserempet, Safry pun berniat bertanya kepada sang sopir bus. Namun saat Safry membuka kaca mobil depan sebelah kiri, tiba-tiba sopir yang diketahui bernama Benson itu malah langsung emosi dan menyiram air ke arah mobil Safry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siraman air itu langsung mengguyur ibu Safry yang berada di kursi penumpang depan. "Kita belum sempat ngomong apa-apa dia langsung menyiram air, kena mama saya. Ya saya marah mama saya disiram air begitu," kata Safry saat berbincang dengan detikcom.

Safry mencoba meminta sang sopir untuk berhenti dan menyelesaikan persoalan. Namun dengan nada emosi, sopir itu meminta untuk menyelesaikan di depan. "Dia cuma bilang, kita selesain di depan," kata Safry.

Safry memacu mobilnya ke depan bus TransJakarta berwarna oranye itu. Kebetulan di jalur itu tidak ada separator khusus. "Sampai di Halte BNN saya tunggu sekitar 100 meter setelah halte. Bus itu menaikkan dan menurunkan penumpang," katanya.

Nah setelah itu, Safry kembali mencoba agar si sopir berhenti sejenak untuk berbicara. Karena tidak kunjung turun, Safry pun turun dari mobil dan langsung mengambil foto bus yang dikemudikan oleh Bensen.

"Saya turun untuk foto busnya, untuk pengingat saya saja. Tapi pas saya turun itu, si sopir juga turun dan tahu-tahu saya langsung dipukuli, kepala, muka, badan, dan kaki saya juga ditendang," cerita Safry.

Safry sengaja tidak melawan. Pemukulan itu berakhir setelah sejumlah petugas keamanan di bus TransJakarta turun dan memegangi si sopir busway. "Kaki saya lecet dan perut saya nyeri. Ini sudah main hakim sendiri," katanya.

Saat ini Safry sedang menjalani pemeriksaan sekaligus visum di RS Mitra Keluarga Jatinegara ditemani sang mama. Setelah ini, Safry akan pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian ini.
(ken/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads