"Untuk Jakarta Timur ditargetkan 200 anak mendapat imunisasi demam berdarah dan dilakukan bertahap," ujar Kepala Suku Dinas Jakarta Timur, Yuniarti Suaizi, saat pelaksanaan ujicoba di SDN 01 Kampung Melayu Pagi, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (8/6/2011).
Yuniarti mengatakan pelaksanaan penyuntikan vaksin dilakukan berjenjang. Petugas terlebih dulu melakukan sosialisasi yang telah dilakukan 2 bulan sebelumnya kepada murid dan orangtua siswa. Hari pelaksanaan, dokter dan dinas kesehatan melakukan wawancara dan bagi mereka yang akan diberi vaksin wajib membubuhkan tanda kesediaan di atas formulir yang telah disediakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tim dokter yang melakukan proses vaksinasi, dr Rini Sekartini Sp. A (K), menuturkan vaksinasi demam berdarah yang dilakukan ini merupakan pertama kali dilakukan.
Vaksin yang diberikan ini masih dalam tahap ujicoba proyek kerjasama bernama Chimerix Yellow Fever Dengue (CYD 14) dengan beberapa negara di Asia Tenggara, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Indonesia.
"Semuanya serentak melakukan vaksinasi hari ini di negara-negara yang melakukan uji coba vaksin," jelasnya.
Karena masih dalam tahap uji coba, pihaknya akan memantau pasien penerima vaksinasi selama 5 tahun ke depan dengan terus melakukan monitoring kesehatan penerima.
"Kita lihat efektifitas vaksin sejauh mana, kalau berhasil diharapkan dapat masuk pada program imunisasi nasional," kata Rini.
Untuk Jakarta, tim dokter melakukan vaksinasi di 5 titik, yaitu di SDN Koja, SDN Pasar Minggu, SDN Tambora, SDN Senen, dan SDN Kampung Melayu.
(ahy/gun)











































