Wiranto Harus Klarifikasi Tudingan Kivlan Zen
Senin, 21 Jun 2004 18:18 WIB
Jakarta - Capres Golkar Wiranto harus memberikan klarifikasi terhadap tudingan mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (pur) Kivlan Zen. Bila tudingan Kivlan Zen benar, Wiranto harus mundur dari capres.Demikian pendapat pengamat politik Andi Mallarangeng dan pengamat hukum UI Rudy Satrio usai diskusi penegakan hukum tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Gedung Graha Surya Internusa, Jl. Rasuna Said, Jakarta, Senin (21/6/2004)."Itukan sudah dipublikasikan secara terbuka bahkan sangat detail sampai disebutkan dalam bentuk jumlah uang, siapa yang terlibat sampai dengan tanggal-tanggalnya. Bagi saya Pak Wiranto harus klarifikasi. Jawaban Pak Wiranto dapat dijadikan informasi bagi pemilih apakah layak memilih dia atau tidak," jelas Andi.Rudy Satrio juga mendesakkan hal senada. Tindakan Kivlan Zen membongkar peran Wiranto dalam Pamswakarsa, menurutnya bukan merupakan kampanye negatif untuk menjatuhkan Wiranto. Wiranto harus mengklarifikasi dengan jujur apa yang terjadi sebenarnya. "Masyarakat tidak akan memilih orang karena kebaikannya tapi karena kejujuran orang tersebut," ingat Rudy. Andi juga mengimbau agar kasus Kivlan-Wiranto diselesaikan secara hukum karena menyangkut kepentingan umum akan kebenaran sejarah. Ia setuju dengan desakan agar Wiranto mundur jika pernyataan Kivlan memang benar. "Saya sependapat dengan Pak Asvi (Warman Adam) agar Pak Wiranto mundur kalau betul pernyataan Pak Kivlan. Kalau memang begitu ya rakyat tak pantas memilih capres semacam itu," demikian Andi.
(iy/)











































