Warga Jadi Korban Salah Tembak di Jalan Tol Tanjung Mulia Medan

Warga Jadi Korban Salah Tembak di Jalan Tol Tanjung Mulia Medan

- detikNews
Selasa, 07 Jun 2011 19:50 WIB
Jakarta - Seorang pria terpaksa dirawat di rumah sakit setelah terkena tembakan petugas keamanan jalan tol Belmera, Medan. Tembakan itu diduga terkait penerobosan pintu tol yang dilakukannya saat hendak melarikan diri dari kejaran massa.

Hingga Selasa (7/6/2011), Tengku Fahri, warga Pulo Brayan Darat Medan, kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Martha Friska, Jl. Kolonel Yos Sudarso Medan.

Dr Azwarto yang merawatnya mengatakan, operasi sudah dilakukan pada bagian punggung korban untuk mengeluarkan proyektil peluru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akibat peluru yang bersarang di bagian perut, kita terpaksa mengoperasi usus, limpa dan ginjal pasien. Tapi sekarang kondisinya mulai membaik," kata Azwarto pada wartawan di Medan.

Keterangan dari teman korban, Julisman mengatakan, peristiwa penembakan itu terjadi di kawasan pintu tol Tanjung Mulia. Saat itu, dirinya, korban dan dua teman lainnya, berusaha menyelamatkan diri diri dari amuk massa setelah menabrak seorang pengendara sepeda motor di Jl. Putri Hijau, Sabtu (4/6/2011) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat memasuki pintu tol Tanjung Mulia, petugas pengamanan PT Jasa Marga berusaha menghentikan laju mobil Feroza yang mereka naiki dengan melepaskan tembakan.

Naas, bukan mengenai ban, peluru malah menembus punggung belakang Tengku Fahri yang duduk di sisi kanan, persis di belakang pengemudi.

"Kami menyerempet warga. Karena takut dikejar massa, kami langsung membawa korban yang terluka. Rencananya ke rumah sakit, tapi karena dikejar massa, kami alihkan ke jalan tol, karena berharap massa yang naik sepeda motor tidak bisa masuk tol," kata Julisman.

Sementara ibu korban, Ninik mengatakan, pihak keluarga berharap kasus penembakan anaknya diusut.

"Kami sangat sedih karena pihak pengelola jalan tol tidak peduli dengan kasus penembakan anak kami," kata Ninik.

(rul/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini