Imam: Polri Temukan Aliran Dana ke Panji Gumilang

Imam: Polri Temukan Aliran Dana ke Panji Gumilang

- detikNews
Selasa, 07 Jun 2011 17:19 WIB
Jakarta - Mantan Menteri Peningkatan Produksi NII KW9 Imam Supriyanto menilai pengusutan kasus Panji Gumilang berjalan positif. Polisi telah mendapat bukti adanya aliran dana dari kelompok NII Jateng ke rekening Panji.

"Informasi dari polisi bahwa ada aliran dana menggunakan Bank BRI dari BRI semarang. Rupanya dari (bank) Century sudah dicairkan dan sekarang menggunakan rekening BRI dan Mandiri," kata Imam usai diperiksa di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (7/6/2011).

Imam mengatakan, semua rekening atas nama Panji Gumilang, sebelumnya atas nama Abu Maarik. Wilayah Jateng merupakan aset terbesar NII KW9.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Katanya satu bulan Rp 2,5 milliar. Tanda terima terakhir bulan April atau Mei 2011," jelas Imam.

Menurut Imam, metode pengelolaan dana NII KW9 bisa berbagai macam cara dilakukan. Mulai menipu anggota sampai membuat yayasan fiktif.

"Mereka gunakan bulan-bulan hijriah. Masing-masing ditargetkan. Sekarang memang yang terbesar setoran dari Jateng. Mereka dapatkan dari pengumpulan dana yayasan fiktif. Dia edarkan amplop. Ada juga modus penculikan itu, setelah dibaiat mereka diserahkan proposal suruh cari uang ke Sumatera," imbuhnya.

Terkait pemeriksaan, Imam mengaku tidak dikonfrontir dengan Mensesneg Abdul Halim. Namun hanya Fais, mantan anak buahnya.

"Hasilnya, saksi dari Panji Gumilang tetap bertahan bahwa ketemu saya menyerahkan berkas lalu saya tandatangani hasil notulen rapat. Berkasnya ternyata pengunduran diri saya. Tapi saya sama sekali saya tidak. Waktu ketemu dia yang namanya Musli Fais hanya menerima amplop yang ternyata berisi uang. Tapi saya tidak tandatangani apapun," tuturnya.

Imam menegaskan, sangat mudah bagi polri untuk menyeret Panji Gumilang setelah penangkapan Gubernur NII Jateng.

"Oh iya dong, jelas. Aliran itu jelas. Apalagi yang susah," tandasnya

(ape/ndr)


Berita Terkait