"Itu kan masyarakat tidak percaya alasan itu. Berobat saja di Indonesia, di sini RS juga bagus. RS jantung kita lebih bagus dari Singapura. Di sini juga ada dukun," kata Jimly sambil bercanda usai seminar melawan paham radikal di Indonesia, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2011).
Jimly meminta Nazaruddin beritikad baik karena menurutnya dia belum tentu bersalah. "Ya pulang saja, Ini belum tentu bersalah. Karena selama ini yang ada hanya statement di media saja, belum tentu bersalah," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim penjemput yang dibentuk internal PD pun telah bertemu dengan mantan Bendahara Umum PD yang diduga terlibat kasus suap di Kemenpora itu di sebuah rumah makan di Singapura. Pertemuan berlangsung cukup lama, namun tak juga bisa membujuk Nazaruddin pulang ke Tanah Air.
(nal/nvt)










































