Kemenag Diminta Beri Penjelasan ke Sekolah yang Tolak Hormati Bendera

Kemenag Diminta Beri Penjelasan ke Sekolah yang Tolak Hormati Bendera

- detikNews
Selasa, 07 Jun 2011 16:43 WIB
Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding meminta Kementerian Agama (Kemenag) menerjunkan tim ke sejumlah sekolah Islam yang tidak melaksanakan hormat bendera dan upacara bendera. Menurutnya, menutup sekolah yang menolak hormat bendera bukanlah solusi.

"Kemenag segera melakukan pendekatan, ditutup bukan solusi. Coba dicek apa masalahnya. Kalau itu keyakinan kepala sekolahnya saja ya ganti saja kepala sekolahnya," ujar Karding.

Hal ini disampaikan Karding kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karding menuturkan hormat bendera bukanlah hal syirik. Tugas Kemenag dalam hal ini memberikan pengarahan mengenai hal itu.

"Hormat bendera itu tidak syirik. Itu sebagai penghormatan kepada negara, tidak menyembah tuhan," tuturnya.

Karenanya Kemenag harus bergerak cepat. Karena pendidikan di sekolah Islam sepenuhnya menjadi tanggungjawab Kemenag.

"Dikirim tim ke sekolah itu, harus ada diskusi persuasif. Penutupan itu bukan solusi. Kalau ditutup itu menambah masalah baru," tandasnya.

(van/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini