"Kita evaluasi terus, tim independen dan evaluasi quality assurance, masuk ke sana. Kita lihat pelaksanaan reformasi jalan atau tidak. Sudah berjalan itu, sampai dia bisa membuat kesimpulan kelemahan. Mulai dari absensi, quick wins-nya, champion," kata Menpan EE Mangindaan di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (7/6/2011).
"Soal hakim itu salah satu yang harus dipertanggungjawabkan. Jangan asal remunerasi dan reformasi tetapi terus tidak ada penilaian," tegas Mangindaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun output dari evaluasi tersebut, menurut Mangindaan, akan ada langkah-langkah perbaikan. Hasil laporannya tersebut saat ini masih disusun.
Sejak kapan tim dibentuk? "Sejak dibentuk komite pengarah reformasi birokrasi nasional, ada dua tim, ada yang saya ketua. Evaluasi quality assurance, ketuanya ex-officio BPKP, dan yang independen Ketuanya Erry Riyana. Kedua tim ini melapor kepada saya, nanti saya yang lapor ke Presiden," ujarnya.
(anw/irw)










































