"Surat kabar tidak akan mati asal cocok dengan masyarakatnya," kata Ketua Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) Dahlan Iskan pada acara Kongres ke-23 SPS di Kantor Gubernur Bali, Jl Basuki Rahmat, Denpasar, Selasa (7/6/2011). Kongres dibuka oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Dahlan menjelaskan surat kabar akan bisa bertahan jika mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. "Siapa yang klop dan pas dengan masyarakat, dia (media surat kabar) yang akan menang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat kabar seluruh dunia pun yakin, jika suratkabar akan tetap hidup meskipun dengan format yang kian beragam. "Peti mati yang menyimbolkan matinya iklan di media tak perlu dicemaskan," katanya.
Kongres ke-23 SPS diikuti sebanyak 200 media surat kabar se-Indonesia, di antaranya Jawa Pos Grup, Kompas Grup, Bali Post.
(gds/fay)











































