Sebelum Tewas Terbakar, Ny.Eng Ang Sempat Teriak Minta Tolong
Senin, 21 Jun 2004 17:07 WIB
Jakarta - Ny.Eng Ang, anaknya Purjianto dan dua orang karyawannya sebenarnya sudah berteriak meminta pertolongan. Naas, besarnya api membuat semua orang yang takut bertindak.Ny. Eng Ang, Purjianto, Eka Kurniasari dan Neneng tewas mengenaskan dalam peristiwa kebakaran di Ruko Harmoni Mas Blok C No.18, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (21/6/2004).Mayat Ny Eng Ang, Purjianto dan Eka ditemukan hangus terbakar di lantai IV. Sedangkan mayat Neneng, tergeletak di lantai III. Dari posisi para korban, jelas terlihat berusaha keluar dari ruko."Sebelum tewas, mereka sempat berteriak meminta tolong. Teriakannya terdengar jelas. Tapi karena apinya besar, tidak ada yang berani menolong," kata Anda, seorang petugas kebersihan Ruko Harmoni Mas.Anda yang berada di sekitar lokasi saat kebakaran berlangsung mengatakan, api mengamuk sekitar pukul 12.30 WIB. Api dengan cepat membesar menghanguskan ruko yang berjualan makanan ringan tersebut."Untungnya saat kejadian pas jam istirahat para karyawan. Kalau pas jam kerja mungkin bakal banyak yang jadi korban. Kalau ingat teriakan mereka, nggak tega," ungkap Anda.Para tetangga Eng Ang tidak banyak yang bisa dimintai komentarnya. Banyak di antara mereka bahkan tidak bisa berbahasa Indonesia dengan lancar. Mereka hanya menggeleng atau menggoyangkan tangan ketika diajukan beberapa pertanyaan.Saat ini suasana di sekitar lokasi kejadian sudah kembali normal. Tidak lagi banyak orang yang berkerumun. Seutas police line dibentangkan mengelilingi bangunan ruko tersebut.
(djo/)











































