"Dua per tiga intel sekarang itu masih intel zaman Soeharto," ujar mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono dalam seminar mencegah gerakan radikalisme di Indonesia di Kemhan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2011).
Para personel intel tersebut dididik dan sempat bertugas pada zaman Soeharto. Banyak di antara mereka yang masih aktif berdinas dan belum memasuki masa pensiun. Maklum, baru 13 tahun Soeharto lengser.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya pengunaannya saja yang berbeda dulu dan sekarang," kata dia.
Hendro pun mengeluhkan kinerja intelijen sekarang yang banyak dibatasi. Menurutnya dulu, asal negara aman, Soeharto tidak membatasi sepak terjang intelijen.
"Dulu asal negara aman, apa saja boleh. Sekarang, asal negara aman, apa-apa tidak boleh," canda purnawirawan jenderal ini.
(rdf/irw)











































