PPI UK Gelar Temu Ilmiah Energi Baru Terbarukan

TIIMI 2011

PPI UK Gelar Temu Ilmiah Energi Baru Terbarukan

- detikNews
Selasa, 07 Jun 2011 04:08 WIB
PPI UK Gelar Temu Ilmiah Energi Baru Terbarukan
London - Perhimpunan Pelajar Indonesia di Inggris Raya (PPI UK) akan menggelar Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) tentang energi baru terbarukan di London selama 3 hari, 25-27/11/2011.

TIIMI tahun ini dikemas berbeda dan mengambil tema sangat menarik dan signifikan, yaitu: Sustaining Renewable Energy in Indonesia: Opportunities and Challenges from Multidisciplinary Perspectives, demikian siaran pers PPI UK yang diterima detikcom melalui Achmad Aditya, Senin malam atau Selasa (7/6/2011) pagi WIB.

Setiap latar belakang profesi dan pendidikan dapat turut berpartisipasi dengan menuangkan pemikiran, argumen dan gagasan cemerlang yang didapat melalui pendidikan dan pengalaman dalam berbagai macam bidang, seperti sains, politik, ekonomi, sosial dan budaya, hubungan internasional bahkan juga hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada akhirnya latar belakang profesi, pendidikan dan pengalaman peserta akan bermuara pada hal yang satu, yaitu mewujudkan energi terbarukan berkelanjutan di Indonesia," jelas Ketua Umum TIIMI 2011 Kevin Surya Widjaja.

Menurut Kevin memang telah banyak ide bermunculan di dunia sains mengenai sumber energi baru terbarukan. Namun permasalahan yang perlu diberi perhatian secara khusus pada saat ini adalah apakah semua ide dan alternatif yang ditawarkan tersebut tepat untuk diadopsi dan diterapkan di Indonesia?

"Konsumsi energi di Indonesia yang tidak sedikit dari tahun ke tahun mendorong kita untuk mencari alternatif energi baru terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi kita sehari-hari," ujar Kevin.

Secara khusus Atase Pendidikan KBRI London T. A. Fauzi Soelaiman mengatakan bahwa tema energi baru terbarukan dan konservasi energi sangat penting untuk diangkat sekarang ini.

"Isu-isu yang menjadi fokus dunia seperti pemanasan global, hujan asam, polusi udara, kenaikan harga minyak, perubahan kondisi kestabilan politik di negara penghasil minyak, semua mengarahkan kita untuk melakukan diversifikasi sumber energi, mencari energi lebih ramah lingkungan dan konservasi energi," jelas Soelaiman.

TIIMI memberikan peluang bagi para mahasiswa Indonesia, pemerintah, dan para pelaku industri yang bergerak atau tertarik di bidang energi baru terbarukan, untuk bertemu, bertukar ide, dan berdiskusi mengenai isu-isu terkait energi baru terbarukan dan konservasi energi.

Konferensi ini adalah suatu momentum tepat bagi seluruh mahasiswa Indonesia untuk memberikan pemikiran-pemikiran positif atas hal-hal yang mereka telah pelajari, pendapat beserta solusi-solusi cemerlang bagi masa depan bangsa yang lebih baik.

Panitia TIIMI 2011 mengundang putra-putri bangsa yang peduli pada energi baru terbarukan dan konservasi energi untuk mengirimkan abstrak penelitian sebelum tanggal 15/6/2011. Keterangan dan informasi lebih lanjut dapat dilihat di situsweb TIIMI 2011.

Kegiatan TIIMI telah dimulai sejak 11 tahun lalu dan selalu melibatkan mahasiswa Indonesia bukan saja yang sedang menempuh pendidikan di Inggris, tetapi juga dari negara-negara lain, seperti Australia, Belanda, Jepang, Libya, Mesir, Perancis, Singapura, dan juga dari berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa Indonesia dan Senat Mahasiswa Indonesia.

TIIMI selalu diikuti oleh dan melibatkan pelaku industri serta pihak pemerintah sesuai dengan keahlian masing-masing, juga mendapat dukungan penuh dari KBRI London khususnya Atase Pendidikan, British Council Indonesia dan para pemangku kepentingan seperti perusahaan-perusahaan ternama dan bank nasional maupun internasional sesuai dengan tema TIIMI pada setiap tahunnya.

(es/es)


Berita Terkait