Pantauan detikcom di Mapolsektro Tanah Abang, Senin (6/6/2011), Sumardy terlihat kusut dan lelah menghadapi pemeriksaan. Bila sebelumnya Sumardy terlihat banyak senyum, wajah Sumardy berubah kusut. Tidak ada satu senyum pun terlintas dan seringkali menunduk lelah.
Sumardy diperiksa bersama 4 karyawan dan seorang temannya atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan. Sejak siang hingga pukul 20.00 WIB, Sumardy terus ditanya seputar alasan dia mengirim paket peti mati. Sumard
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga malam ini, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Pertanyaan banyak diarahkan untuk mencari alasan kenapa Sumardy melakukan tindakan tersebut.
"(Sejauh ini) motifnya launching buku. Karena cover bukunya (bergambar) kuburan," tandas Johanson saat ditanya hasil pemeriksaan sementara.
Atas aksi 'usilnya' itu, Sumardy saat ini menghadapi tuduhan perbuatan tidak menyenangkan. Sebab, Kompas.com dan PT Orang Tua yang menerima paket itu melaporkan Sumardy ke polisi atas tuduhan pasal tersebut.
"Sementara ini masih perbuatan tidak menyenangkan.Tapi nanti di balik itu apakah perbuatan tidak menyenangkan apakah benar motif sekedar launching buku atau ada motif lainnya. Kalau pun berkembang memang ada teror ya pasal mungkin ditingkatkan," tandasnya.
(Ari/lrn)











































